3 Cara Merawat Charger atau Adaptor Laptop Supaya Awet


Setelah pada kesempatan kemarin saya post tentang Tips membeli charger atau adaptor laptop, pada kesempatan kali ini saya ingin berbagi tips 3 cara merawat charger atau adaptor laptop supaya awet.

Kegunaan laptop mungkin bagi bapak dan ibu guru kurang begitu penting namun bagi bapak dan ibu operator sekolah Laptop adalah penunjang pekerjaan bagi kelancaran segala administrasi sekolah. Terlebih saat ini banyak laporan yang dikerjakan secara online dan harus membutuhkan waktu ekstra untuk pengerjaanya, entah itu untuk membuat data, entry data, browsing, laporan online dan lain sebagainya. Semua itu harus ditunjang dengan Fasilitas  laptop yang mudah dibawa kemana-mana dan bisa digunakan kapan saja ketika dibutuhkan.
3 Cara Merawat Charger atau Adaptor Laprop Supaya Awet
3 Cara Merawat Charger atau Adaptor Laprop Supaya Awet

Kegunaan Laptop tanpa charger atau adaptor  tidak akan berfungsi lama, maka charger atau adaptor laptop sangat penting kegunaannya, agar dapat bertahan lama simak  3 Cara Merawat Charger Laptop Supaya Awet :
1.  Gulung  Kabel Charger atau Adaptor laptop dengan benar
Gulung  Kabel Charger atau Adaptor laptop dengan benar, walaupun Anda sedang tergesa-gesa selalu hindari melilitkan kabel pada kotak adapter. Gulung dengan baik dan benar agar kabel Charger atau Adaptor laptop tidak seperti bolah ruwet. Saat menggunakan Charger atau Adaptor laptop, pastikan kabelnya tidak ada yang terjepit atau tertindih sesuatu. Karena, hal tersebut  bisa merusak serabut kabel (putus).

2.  Jangan menggulung kabel adapter dengan sangat kencang.
Jika Charger atau Adaptor laptop sudah sering mati atau terhenti beberapa arus listriknya saat digunakan,  itu adalah tanda apabila Charger atau Adaptor laptop sudah rusak. Sebaiknya ganti dengan yang baru, karena Charger atau Adaptor laptop masih lebih murah dibandingkan membeli baterai baru ram,  motherboard dan perangkat lainnya jika ikut rusak juga.

3. Hindari Menggunakan Charger atau Adaptor Laptop Pada Voltase listrik sering Naik turun
Jangan gunakan Charger atau Adaptor laptop pada stop kontak yang voltase listriknya naik turun. Kalau mau aman, gunakan stabilizer agar charger, baterai dan laptop lebih awet.
Perhatikan suhu charger, beberapa Charger bawaan laptop jenis value sering kali melepuh ketika kepanasan. Tentunya hal ini sangat berbahaya. Jika Charger atau Adaptor laptop sudah terlalu panas, hentikan pemakaiannya.

Apabila Charger atau Adaptor laptop sudah benar tidak dapat digunakan kami sarankan Anda membeli Charger atau Adaptor laptop pada toko langganan Anda yang terpercaya, hal ini untuk mencegah kemungkinan klaim garansinya mudah, karena banyaknya barang rekondisi dan barang kw simak Tipsmembeli Charger atau Adaptor laptop

Tidak hanya Charger atau Adaptor laptop yang penting kegunaannya,  Baterai Laptop  perlu juga dijaga agar  dapat bertahan Lama, bagaina cara menjaga agar baterai laptop dayanya bertahan lama; hal pertama yang perlu Anda alakukan adalah menjaga kondisi suhu baterai laptop, dan jangan menggunakan laptop di tempat-tempat yang suhunya panas  seperti di dalam sauna atau sejenisnya. Intinya usahakan menggunakan penggunaa laptop jika baterai sudah terasa panas. Karena suhu panas pada baterai secara berlebihan dan terus menerus bisa menurunkan daya tahan baterai.

Note :
Apabila dalam kondisi penting dan harus menggunakan laptop secara terus menerus dalam waktu yang lama lebih baik penggunaannya langsung dicolokkan Charger atau Adaptor laptop.

Apabila baterai laptop anda berjenis Lithium Ion (Li-Ion), sara sarankan gunakan sampai benar-benar habis. Segera lakukan pengecasan, ketika daya baterai sudah mencapai 10-20 persen. Jika menggunakan laptop secara terus menerus dan jangka waktu yang lama, usahakan untuk melepas baterai ketika digunakan. Pengecualian apabila  laptop yang Anda gunakan sudah memiliki fasilitas auto cut-off,  aliran listrik ke baterai terputus otomatis jika baterai sudah terisi penuh. Apabila laptop  tidak digunakan dalam waktu yang lama, untuk menjaga daya tampung baterai bisa bertahan lama,  Anda dapat menyisakan  daya baterai laptop sekitar 40 persen lalu simpanlah di tempat yang kering.

Gunakan software power management untuk mengatur clocks peed processor supaya daya yang digunakan laptop tidak begitu besar. Atau coba saja trik-trik berikut, meminimalkan cahaya monitor, mematikan jaringan Wifi & Bluetooth, men-silentkan audio, mematikan CD Rom, mematikan software-software idle dan sebagainya. Cara tersebut juga bisa membuat laptop akan lebih menghemat penggunaan baterai.


Bagaimana? Cukup mudah bukan tips merawat charger danbaterai laptop. Semoga bermanfaat, dan terima kasih berkunjung hari ini.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel