Penjelasan Alur Sertifikasi Guru Melalui PPGJ Tahun 2018

Salam Satu Data,
Assalamu'alaikum waroh matullohi wabarukatuh dan salam sejahtera Bapak atau Ibu Operator Sekolah, Bapak Ibu Guru  di Seluruh Tanah Air indonesia. Semoga selalu diberi kesehatan  dan rizky barokah dalam menjalankan rutinitas sebagai khususnya Operator, dan sebagai Tenaga Pendidik.

Anggapan bahwa Operator  Sekolah merupakan sumber berita atau sumber informasi terbaru yang kaitannya dengan segala Administrasi pendidikan, pada itu merupakan anggapan salah, karena sekarang m merupakan era IT, dimana sumber informasi dapat kita peroleh dengan cepat melalui akses internet.
Alur Sertifikasi Guru Melalui PPGJ Tahun 2018
Penjeasan Alur Sertifikasi Guru Melalui PPGJ Tahun 2018
Perlu dikeatahui oleh Operator tentang Penjelasan Alur Sertifikasi Guru Melalui PPGJ Tahun 2018, untuk mengantisipasi apabila ada pertanyaan terkait dengan Penjeasan Alur Sertifikasi Guru Melalui PPGJ Tahun 2018 :

  1. Bagi calon peserta sertifikasi guru melalui PPGJ harus ikut seleksi administrasi yang dilakukan oleh Pemerintah dinas pendidikan provinsi/ kabupaten/kota.
  2. Semua Calon peserta sertifikasi guru melalui PPGJ yang telah memenuhi persyaratan administrasi kemudian akan diseleksi kembali hasil  akademik berbasis data hasil Uji Kompetensi (UKA dan UKG).
  3. Calon peserta Sertifikasi Guru Melalui PPGJ yang lulus seleksi akademik dilanjutkan dengan penyusunan RPL.
  4. Bagi guru yang telah memiliki RPL setara dengan 10 SKS atau lebih ditetapkan sebagai peserta workshop di LPTK. Sedangkan guru yang sudah mencapai sekurang-kurangnya 7 SKS dapat melengkapi kekurangan RPL tersebut dengan durasi waktu maksimal 20 hari sejak diumumkan.
  5. Pelatihan atau Workshop akan dilaksanakan dalam kurun waktu selama 16 hari (168 JP) di LPTK Kegiatannya meliputi kegiatan pendalaman materi, pengembangan perangkat pembelajaran, Penelitian Tindakan Kelas (PTK)/Penelitian Tindakan layanan Bimbingan dan Konseling (PTBK) dan peer teaching/peer counceling yang diakhiri dengan ujian tulis formatif (UTF) dengan instrumen yang disusun oleh LPTK penyelenggara. 
  6. Peserta sertifikasi guru melalui PPGJ yang lulus UTF akan dilanjutkan dengan melaksanakan Pemantapan Kemampuan Mengajar (PKM) di sekolah tempat guru bertugas. Bagi peserta sertifikasi guru melalui PPGJ yang tidak lulus UTF, diberi kesempatan mengikuti UTF ulang maksimum 2 (dua) kali dan apabila tidak lulus setelah 2 (dua) kali mengikuti ujian ulang, dikembalikan ke dinas pendidikan provinsi/kabupaten/kota untuk memperoleh pembinaan dan dapat langsung diusulkan kembali untuk mengikuti workshop pada tahun berikutnya.
  7. PKM dilaksanakan di sekolah selama 2 bulan (di luar libur antar semester) dengan kegiatan-kegiatan sesuai tugas pokok guru yang meliputi penyusunan perangkat pembelajaran (RPP/RPPBK), melaksanakan proses pembelajaran/layanan konseling/layanan TIK, implementasi PTK/PTBK, melaksanakan penilaian, pembimbingan, dan kegiatan persekolahan lainnya.
  8. Rambu-rambu pelaksanaan PKM adalah sebagai berikut:
  9. PKM dilaksanakan di sekolah tempat guru bertugas.
  10. Beban belajar PKM 14 SKS dengan durasi waktu 2 bulan, dengan ekivalen waktu 10 jam per hari.
  11. Supervisi dilakukan sebanyak 2 (dua) kali oleh guru inti atau pengawas/kepala sekolah yang ditunjuk.
  12. Peserta PKM wajib melaksanakan dan membuat laporan PTK/PTBK sesuai dengan format dan waktu yang ditentukan dan disahkan oleh kepala sekolah dan dipublikasikan di perpustakaan/ruang baca sekolah.
  13. Uji kinerja dilaksanakan di akhir PKM oleh Asesor LPTK Penyelenggara dan guru inti (supervisor setempat), peserta wajib menyerahkan perangkat pembelajaran (RPP/RPPBK) yang akan dipraktikkan pada saat uji kinerja.
  14. Peserta yang belum lulus ujian kinerja, diberikan kesempatan menempuh ujian ulang maksimum 2 (dua) kali.
  15. Uji kinerja dilaksanakan di sekolah cluster dan penetapannya disesuaikan dengan kondisi geografis setempat dan/atau disesuaikan dengan KKG dan MGMP.
  16. Ujian Tulis Nasional (UTN) dilaksanakan secara on-line dan untuk daerah tertentu secara off-line.
  17. Peserta sertifikasi guru melalui PPGJ yang lulus uji kinerja dan UTN akan memperoleh sertifikat pendidik, sedangkan peserta yang belum lulus, diberi kesempatan mengulang sebanyak 2 (dua) kali untuk ujian yang belum memenuhi syarat kelulusan. Bagi peserta yang tidak lulus pada ujian ulang kedua, peserta dikembalikan ke dinas pendidikan provinsi/kabupaten/kota untuk memperoleh pembinaan dan dapat diusulkan mengikuti PKM tahun berikutnya.
Itulah alur yang harus dilalui oleh Calon Peser Sertifikasi Guru Melalui PPGJ 2018. 

Semoga Informasi ini dapat memberikan tambahan informasi terkait dengan Sertifikasi Guru Melalui PPGJ Tahun 2018

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel